Jogjakarta….

Kotanya aman berhati nyaman, kota para seniman, kota pelajar dan kota kebudayaan. Di kota Jogja ini banyak sekali tempat-tempat peninggalan bersejarah diantaranya Malioboro, jika anda dari Malioboro berjalan ke arah selatan akan menjumpai Keraton Jogja di mana Sri Sultan Hamengkubowono ke-10 bertahta. Ada juga Bagunan Kantor Pos Besar tepatnya di depan Gedung Senisono, tapi sayang Gedung Senisono sekarang sudah tidak ada. Di sepanjang Jl. Malioboro ada Benteng Vredeburg peninggalan jaman Belanda.
Kalau ke jogja, sempatin juga ke Alun-alun Kidul (orang jogja biasa menyebutnya dengan ALKID) yang ada dua pohon beringin besar. Di Alun-alun kidul ini ada permaian berbau ritual, karena yang dijalani sebenarnya cuma sugesti saja. Nama permainannya ”masangin” yang dilakukan malam hari. Biasanya lebih rame setelah jam sembilan malam. Jadi permainannya kayak gini : setiap orang yang pingin bermain, matanya ditutup dengan penutup mata kemudian mulai bejalan ke arah dua pohon beringin tersebut. Kalau masuk terus kita ’make a wish…’. Membuat suatu permohonan yang katanya pasti terkabul. Uniknya tidak semua orang bisa masuk. Temanku aja sampe 13 kali baru masuk, tapi ada juga yang sekali nyobain langsung masuk.
Jika sudah puas masangin, bisa santai sejenak di pinggirannya buat minum wedang ronde. Segerrr…..
Kembali ke Malioboro lagi yah…
Kalau perut mulai lapar setelah berjalan-jalan di sekitar Malioboro langsung aja menuju ke Jl. Wijilan di sinilah pusatnya gudeg di Jogja (favoritku Gudeg Yu Jum.. hehehehe…). Setelah kenyang bisa melanjutkan perjalanan ke kebun binatang Gembiraloka, kalau pingin lihat monyet ama gajah. Kalau pengin santai terus aja ke selatan di sana ada pantai Parangtritis, Parang Endog dan Parangkusumo. Untuk daerah selatan Jogja, tepatnya Gunung Kidul ada Pantai Krakal, Kukup dan Baron. Kalau ada yang pernah liat Tanah Lot di Bali ada kemiripan sedikit dengan bukit batu di Pantai Kukup.
Kalau yang hobby piara burung, iguana, reptil (ular dsb), hamster, tupai, kalong, monyet dsb datang aja ke pasar burung Ngasem. Orang Jogja bilang pasar Ngasem adalah miniaturnya kebun binatang Gembiraloka, karena segala macam hewan dijual di sini.
Kalau masih kurang puas datang aja ke Kaliurang, tempatnya dingin karena letaknya di lereng Gunung Merapi gunung yang paling aktif di dunia, dimana kita bisa menikmati jadah dan tempe bacem yang nikmat n’ lezatttt bergizi lagi he..he.. sekalian menikmati fenomena alam Gunung Merapi, yaitu guguran lava pijar yang menakjubkan bak kembang api waktu tahun baru, atau sekedar melepas kangen dengan Mbah Marijan yang dipercaya sebagai juru kunci / penjaga Gunung Merapi. Di sana kita bisa bercengkrama dengan Mbah Marijan selain bersilaturahmi juga bertukar pengalaman dan wawasan dengan ditemani secangkir kopi josss yang asapnya masih mengepul-ngepul. Kopi Josss??? Ya kopi joss yaitu kopi yang dimasukin arang yang membara rasanya wow…. ga bisa dilukiskan dengan kata-kata…… Kalo mau nyobain Kopi Joss yang terdekat yaitu di jalan Bumijo, jalan sebelah utara Stasiun Tugu. Lebih enak kalau jalannya malam-malam sambil nongkrong di pinggiran jalan, di atas trotoar.
Di kawasan Kaliurang ada museum yang namanya Ullen Sentalu (ulating blencong sejatine tataraning lumaku) yang menceritakan sejarah Kraton Yogyakarta. Kalau anda benar-benar cinta Jogja, anda harus maen ke Museum Ullen Sentalu.
Atau mau wisata ke goa Selarong yang mengingatkan kita pada perang jaman kompeni (Belanda). Tentu kita ingat donk dengan pelajaran sejarah yang menceritakan betapa gagah beraninya seseorang yang bernama Pangeran Diponegoro yang dengan gigihnya melawan kompeni. “sak dumuk bathuk sak nyari bumi di tohi pati” yang mengandung arti “meskipun hanya sejengkal tanah kalo itu memang hak kita harus kita bela meskipun nyawa taruhannya”.
Selain tempat-tempat bersejarah, Jogja juga merupakan kota pelajar. Tempatnya orang-orang pintar yang lagi pada menuntut ilmu, katanya sih……. Karena banyak perguruan tinggi berdiri disini termasuk perguruan pencak silat dan karate he..he….;-). Sepanjang mata memandang yang ada hanyalah mahasiswa, kos-kosan dan mahasiswi yang cantik-cantik bak bidadari he….he…. Jadi jangan heran kalo kita berhenti di lampu merah liat ke depan, ke kiri, ke kanan, ke belakang yang ada cuma mahasiswa/i . Lumayan bisa buat menghilangkan kepenatan sejenak. . .
Kalo masih belum capek kita lanjutkan perjalanan menuju ke candi Borobudur dan candi Prambanan (kampung gw di sebelah taman wisata candi prambanan nehh…), yang merupakan candi terbesar di Dunia yang merupakan salah satu dari 7 keajaiban di Dunia. Atau ke Tamansari yang konon tempat peristirahatan Sultan sekaligus tempat memadu kasih dengan para selir-selirnya. . . enak juga ya jadi Sultan. . .;-)
Setelah puas menikmati indahnya alam, kebudayaan dan keramahtamahan orang Jogja, kini saatnya untuk kembali ke tempat masing-masing untuk melanjutkan pekerjaan yang siap menanti. Kalau yang mau menikmati perjalanan dengan kereta api bisa naik dari stasiun Lempuyangan ato dari stasiun Tugu, dimana berbagai kereta sudah menanti anda mulai dari Sancaka, Taksaka, Prameks, Fajar Utama, Senja Utama, dan Progo (argo sabar he..he….). Kalau yang mau naik bis malam bisa ke terminal Giwangan, atau juga ke bandara Adi Sucipto buat yang mau naik montor maburrrr…. (pesawat – red).
Buat yang butuh ’kembang’ di Jogja, ada tempat yang kalau malam asik banget, namanya Komplek Pasar Kembang. Dijamin murah meriah dan puass… hahahaha.. :p
LOVE JOGJA…
DIarsipkan di bawah: jagad ulas













wah.. ternyata sarkem katut ke-bahas. Jadi inget film “Mengejar Mas Mas”, nek ra salah neng sarkem kan kae ?
J O G J A…. aku tahu memang yang namanya daerah jogja karta…pertama langsung aku ingat adalah PASAR KEMBANG….yang mana sajiannya sangat berselera penuh selaksa makna jarene MAS KATON mas….ki…Nah itu yang sangat aku terheran dan mencoba hampir merasakan ….pasar kembang product nya yang nota bene adalah ……kaum-kaum amborigin…..byuh ndah ati lek apik yo mas…..
Tapi JOGJA adalah tempat yang sangat adeal buat liburan kaum anak kost seperti aku ini…..sembarange kabeh murah termasuk pasar KEMBANG yang amborogin jarene….
Masalah makanan enak dirasa dan enak dibayar nya….iso -iso nyoba ngga jadi beli ora opo-opo mas…..gratis ben rame wae…wah jan penak tenan….
J O G J A…
Aku pernah dateng ke tempat kaum adam untuk mencari tulang iga nya katanya….
Disitu aku berpikir weh……iki temenan opo gorohan ?
Aku sangat senang disitu sampe timbul pengalaman yang sangat mengasyikkan …dan tidak pernah aku jumpai sebelum nya….
Aku bermain dengan Korek API ku yang terbuat dari kayu….sambil 234 menyala Wah Jian iso awet enom orang kene…fasilitas sangat tersedia dan iso kabeh di pethung rembuk…seng penting iso….wah masih ingat dan melekat diriku …..keadaan itu.
Hebat dan Aku sampai habis 18 batang korek API di kali 1000,-
Wis Mblenger Kang….Halah orang 1 di kali 3 orang Bayangin aja…warep ang weteng kang….
Dan Akhirnya Aku Berkata ama Tulang Rusuk ku …” Pulang Ke Kota mu dan Aku Kembali “….Suatu Saat Nanti….jangan Lah Engkau Mati….
Indah Nya J O G J A k u…
WAHHH……Salam Kerererreeeeee…..